Beranda POLHUKAM Investor Tidak Sejahterakan Rakyat, Massa Aksi Tuntut Negara Berikan Hak Penentuan Nasib...

Investor Tidak Sejahterakan Rakyat, Massa Aksi Tuntut Negara Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri 

185
0

Nabire, tiiruu.com  — Selain menyuarakan tuntutan penutupan PT Freeport, pengembalian Otonomi Khusus (Otsus), serta pembubaran Majelis Rakyat Papua (MRP) dalam aksi hari ini di Nabire, Massa aksi juga menyuarakan negara untuk memberikan hak penentuan nasib sendiri bagi orang Papua.

 

“ Berikan hak menentukan nasib sendiri kepada OAP,” begini tulisan yang dibentangkan dalam pampflet oleh massa aksi di Wadio, samping Adamant Hotel Nabire, Selasa, (7/4/2026).

 

Pamflet yang lain adalah Kami rakyat Papua juga butuh hidup yang baik, butuh hidup yang layak maka berikan kami ruang menentukan nasib sendiri.

 

Selain itu mereka juga menyuarakan untuk menghentikan beragam PT dan CV ilegal di seluruh tanah Papua.

 

“ Tutup Freeport. Kembalikan hak rakyat Papua. Suara rakyat harus didengar,” tulis massa aksi dalam pamflet lagi.

 

Mereka juga membentangkan pamflet yang bertuliskan “ Karena adanya PT Freeport, banyak pelanggaran HAM di wilayah Papua”.

 

Selain itu ada pamflet ditengah massa yang menyoroti tanah Papua sebagai tanah adat.

 

“ Tanah Papua adalah tanah adat. Tanah Papua bukan tanah kosong,” tegas massa aksi.

 

Sampai berita ini diturunkan, Massa aksi di Wadio samping hotel adamant masih melakukan orasi sambil menunggu arahan dari massa aksi titik lainnya.

 

 

Sementara Gabungan aparat keamanan dari TNI-POLRI masih melakukan pengawalan dan penjagaan ketat di area demonstrasi dengan memarkirkan beberapa kendaraan dalmas, Barakuda dan mobil Patroli. (*)