Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Asisten I Sekda Alanthino Wiay Resmi Buka Musyawarah Ikatan Teknisi Mobil Papua...

Asisten I Sekda Alanthino Wiay Resmi Buka Musyawarah Ikatan Teknisi Mobil Papua Tengah

330
0

NABIRE, tiiruu.com – Asisten I Sekretaris Daerah Alanthino Wiay, S.STP, M. Si resmi membuka Musyawarah Besar Ikatan Teknisi Mobil Papua Tengah (ITMPT), bertempat di Aula RRI, Jalan Merdeka, Jumat, 02/03/2026.

 

Dalam sambutan, Alanthino Wiay mengatakan, Papua Tengah sebagai daerah yang baru berusia balita perlu memerlukan konektifitas antara daerah.

 

“Sebagai provinsi yang baru, salah satu tantangan terberat kita adalah memastikan konektifitas antara daerah berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kendaraan roda dua maupun roda empat di daerah pesisir maupun pegunungan bukan saja alat transportasi, tetapi urat nadi kehidupan.

 

”Kendaraan bukan saja alat transportasi, melainkan urat nadi kehidupan untuk memastikan logistic, hasil bumi dan tenaga-tenaga medis ke plosok-plosok desa,” katanya.

Karena itu, menurut Wiyai, kehadiran ITMPT dapat berperan melancarkan pembangunan di wilayah adat Meepago.

 

“Disini letak pentingnya saudara-saudara yang tergabung ke dalam ITMPT, tanpa teknisi-teknisi yang handal ronda pembangunan kita bisa terhenti,” unkapnya.

 

Musyawarah yang bertemakan “Dari Ide Menjadi Karya Nyata Untuk Membangun Papua Tengah ini, Alanthino Wiyai menekankan tiga hal penting kepada pengurus Teknisi Mobil Papua Tengah.

 

“Yang pertama penguatan kompetensi local, khususnya anak muda Papua. Yang kedua, sinergi dan kolaborasi, yang nanti di lantik segera kordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Yang ketiga, kemandirian ekonomi, organisasai ini mampu mendorong anggotanya untuk berwirausaha secara mandiri. Saya harap ini awal kordinasi yany efektif untuk memajukan ekonomi kerakyatan melalui sector jasa otomotif,” katanya.

 

Selain itu, ketua panitia masyawarah Ikatan Teknisi Mobil Papua Tengah, Jack Ricardus Edowai, dia menjelaskan adanya organisasai ini dibentuk karena belum ada wadah khusus bagi anak-anak Papua Tengah.

 

“Yang pertama, kami anak muda Papua tengah belum ada wadah, tempat untuk bekumpul dan bersatu. Supaya bagaimana kita punya teknisi sendiri dan bengkel sendiri,” jelasnya.

 

Menurutnya, wadah ini dibentuk berdasarkan pengamatan dan keprihatinan, katanya, anak-anak muda yang baru selesai sekolah menengah tidak dapat lanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi karena kekurangan finansial.

 

“Karenah kita melihat dari sebelum-sebelumnya, adik-adik yang selesai sekolah tidak punya tempat, mereka bingung mau lanjut kuliah atau tidak, sedangkan mereka kekurangan dana dari orang tua. Untuk itu, saya dan teman-teman inisiatif membuat Ikatan Teknisi Mobil Papua Tengah ini,” tutupnya.