Beranda ADVERTORIAL Nahomi Pigome Bangga, Pelajar Deiyai Raih Prestasi di English Competition Hari Anak...

Nahomi Pigome Bangga, Pelajar Deiyai Raih Prestasi di English Competition Hari Anak Nasional 2026

342
0

NABIRE, TIIRUU.COM– Pelajar asal Kabupaten Deiyai kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi pada ajang English Competition yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan bertema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun untuk Masa Depan” itu diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah bekerja sama dengan SAPA Foundation di SMA Negeri Plus KPG Nabire, Kamis (23/7/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Deiyai menerima penghargaan setelah para peserta didiknya berhasil meraih Juara I pada cabang English Competition untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Para pemenang memperoleh sertifikat penghargaan, perlengkapan sekolah, serta sertifikat kursus Bahasa Inggris sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

 

Guru Honorer Bahasa Inggris SMP Negeri 2 Tigi Barat, Nahomi Pigome, S.S., Gr, mengaku bangga melihat keberhasilan anak-anak Deiyai yang mampu tampil percaya diri di hadapan publik dan bersaing dengan peserta dari berbagai kabupaten di Papua Tengah.

 

“Melihat anak-anak Deiyai mampu berdiri di atas panggung dan menunjukkan kemampuan Bahasa Inggris mereka merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Ini membuktikan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk bersaing apabila mendapatkan kesempatan belajar yang baik,” kata Nahomi kepada tiiruu.com, Kamis (23/7/2026).

 

Menurut Nahomi, keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Sebelum mengikuti perlombaan, seluruh peserta mendapatkan pembelajaran intensif Bahasa Inggris selama satu bulan yang difasilitasi oleh tim SAPA Foundation. Pembinaan itu dinilai mampu meningkatkan kemampuan akademik sekaligus membangun keberanian dan rasa percaya diri para peserta.

 

Ia mengatakan, meskipun waktu pelatihan relatif singkat, anak-anak mampu menyerap materi dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang signifikan saat mengikuti lomba pidato Bahasa Inggris maupun spelling competition.

 

“Waktu belajarnya memang singkat, tetapi anak-anak sudah memiliki dasar pengetahuan yang dapat terus dikembangkan. Itu jauh lebih baik daripada tidak mendapatkan kesempatan belajar sama sekali,” ujarnya.

 

Nahomi juga menyampaikan apresiasi kepada SAPA Foundation yang telah memberikan ruang belajar bagi anak-anak Deiyai. Menurutnya, kehadiran lembaga tersebut menjadi motivasi baru bagi peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi tantangan global.

 

Secara tidak langsung, Nahomi menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan lembaga mitra seperti SAPA Foundation merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Deiyai.

 

Ia berharap program pembinaan Bahasa Inggris tidak berhenti pada kegiatan kompetisi semata, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pelajar Deiyai yang mampu berprestasi hingga tingkat regional maupun nasional.

 

“Prinsip kami sederhana, mengapa daerah lain bisa, maka Deiyai juga harus bisa. Kami percaya anak-anak Deiyai memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain apabila terus diberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang,” tegasnya.

 

Di akhir penyampaiannya, Nahomi mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mendukung anak-anak selama mengikuti proses pembelajaran. Menurutnya, prestasi yang diraih merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, pemerintah, hingga SAPA Foundation dalam membina generasi muda Deiyai yang unggul.

 

Keberhasilan pelajar Deiyai dalam ajang English Competition Hari Anak Nasional 2026 menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat dan kesempatan belajar yang merata, anak-anak Papua Tengah mampu menunjukkan potensi terbaiknya serta bersaing secara sehat di bidang akademik. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, khususnya dalam penguasaan Bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi perkembangan dunia yang semakin terbuka.

 

Reporter: AMY

Editor: Tiiruu Online