Deiyai, Tiiruu.com – Bupati Deiyai Melkianus Mote memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (7/9/2026).
Dalam amanatnya, Bupati Melkianus Mote menegaskan bahwa pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN dan CPNS akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa pembayaran TPP akan dikaitkan dengan tingkat kehadiran pegawai, khususnya dalam apel gabungan setiap hari Senin.
Bupati mengaku mendapat informasi bahwa pembayaran TPP sebelumnya diberikan hingga 100 persen, meskipun masih terdapat persoalan terkait absensi pegawai.
“Saya dengar keuangan bayar TPP seratus persen. Saya tidak tahu absennya itu dapat dari mana. Kepala OPD juga jangan takut-takut dan harus tegas. Kalau sampai Desember masih terjadi seperti ini, tahun depan TPP akan saya hapus,” tegasnya.
Menurut Melkianus, pemerintah daerah tidak boleh memberikan TPP secara penuh apabila kedisiplinan dan kehadiran pegawai tidak sesuai dengan ketentuan.
Ia juga meminta bagian Humas mendokumentasikan kehadiran peserta apel sebagai bagian dari evaluasi kedisiplinan pegawai.
“Saya akan putuskan TPP bulan September dibayar berdasarkan absensi apel untuk pegawai perkantoran,” katanya.
Tidak hanya pegawai perkantoran, Bupati juga menyoroti kedisiplinan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa seluruh sekolah di Deiyai harus melaksanakan upacara setiap hari Senin sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan.
“Pegawai di kesehatan, pegawai di sekolah, semua akan kita lihat. Sekolah-sekolah juga sedang diaudit BPK, sehingga setiap hari Senin sekolah harus melaksanakan upacara,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa anggaran yang digunakan untuk membayar TPP merupakan uang negara sehingga harus dipertanggungjawabkan dengan baik. Karena itu, ia meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak bermain-main dengan kehadiran dan pembayaran TPP.
“Minta uang nomor satu, tetapi disuruh datang tidak mau. Ini bukan uang pribadi, ini uang negara. Saya mau lihat siapa yang bermain, apakah kepala OPD atau siapa,” tegasnya.
Bupati Melkianus juga mengingatkan seluruh ASN, CPNS, dan tenaga kontrak agar meningkatkan disiplin serta tidak menganggap remeh kewajiban mengikuti apel dan menjalankan tugas.
Ia menegaskan bahwa evaluasi kehadiran akan dilakukan secara serius sebagai dasar dalam menentukan pembayaran TPP ke depan.
“Sekarang Bupati ada, kalian masih malas. Jangan bermain-main dengan saya,” pungkasnya.











































