DEKAI,tiiruu.com — Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menyoroti sejumlah tantangan pembangunan daerah, mulai dari keterbatasan anggaran hingga persoalan transportasi udara yang berdampak terhadap pelayanan masyarakat di wilayah pedalaman.
Hal tersebut disampaikan Didimus dalam kegiatan Ibadah Rutin Awal Bulan ASN Pemerintah Kabupaten Yahukimo di Dekai, Selasa (1/9/2026).
Menurut Bupati, kondisi keuangan daerah yang terbatas membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.
Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah untuk berhenti bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Anggaran yang ada harus dikelola dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” tegasnya.
Didimus mengatakan pemerintah tetap memiliki komitmen mendukung pembangunan, termasuk perhatian terhadap kegiatan keagamaan dan pelayanan sosial, sesuai dengan kemampuan daerah.
Transportasi Udara Masih Jadi Tantangan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyinggung persoalan transportasi udara yang hingga kini masih menjadi tantangan serius bagi masyarakat Yahukimo.
Terbatasnya akses penerbangan, kata dia, memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, terutama yang berada di wilayah pedalaman.
Dampak tersebut terlihat dari distribusi kebutuhan pokok, mobilitas warga, pelayanan kesehatan hingga ketersediaan obat-obatan.
“Pemerintah punya tanggung jawab memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, pangan dan kebutuhan dasar lainnya,” ujarnya.
Ia memastikan pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi agar pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih baik.
Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Yahukimo
Didimus juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga keamanan, kedamaian dan persatuan di tengah berbagai persoalan yang terjadi.
Ia meminta warga tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.
Menurutnya, masa depan Yahukimo harus dibangun melalui kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, gereja, TNI/Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, perempuan maupun pemuda.
“Perbedaan suku, denominasi gereja maupun pandangan tidak boleh menjadi penghalang. Kita harus mengutamakan komunikasi, dialog dan kepentingan masyarakat,” katanya.
Apresiasi Prestasi Atlet Pertina Yahukimo
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati Didimus juga menerima penyerahan piala hasil perjuangan Tim Pertina Yahukimo pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Gubernur Cup di Wamena.
Piala tersebut diserahkan oleh pelatih Pertina melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Yahukimo sebagai bentuk penghargaan atas prestasi atlet Yahukimo.
Selain itu, Bupati juga menyerahkan satu stel jas secara simbolis kepada pimpinan PGGY untuk diteruskan kepada para hamba Tuhan yang melayani di Kota Dekai.
Didimus berharap prestasi olahraga, pelayanan gereja dan pembangunan daerah dapat terus berjalan bersama demi kemajuan Yahukimo.(*).











































