Deiyai, Tiiruu. com— Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai membuka ruang dukungan berupa penyediaan beras bagi gereja-gereja di Kabupaten Deiyai yang sedang maupun akan melaksanakan kegiatan bazar atau penggalangan dana untuk mendukung berbagai kebutuhan pelayanan gereja.
Dukungan tersebut diberikan dalam konteks banyaknya kegiatan penggalangan dana yang saat ini dilaksanakan oleh berbagai denominasi gereja di Kabupaten Deiyai, antara lain untuk pembangunan gereja, persiapan kebutuhan Natal, serta kebutuhan pelayanan dan kegiatan gerejawi lainnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai, Mando Mote, S.IP., mengimbau pengurus gereja yang akan melaksanakan bazar atau penggalangan dana agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan.
“Setiap gereja yang mau melaksanakan bazar atau penggalangan dana dapat menghubungi Dinas Ketahanan Pangan. Gereja menyampaikan permohonan melalui surat dan harus diketahui oleh pimpinan gereja,” ujar Mando Mote, S.IP.
Untuk memperoleh dukungan tersebut, pengurus gereja diminta menyampaikan permohonan secara resmi melalui surat kepada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai. Surat permohonan harus berasal dari pengurus gereja dan diketahui oleh pimpinan gereja, baik gembala atau pendeta, pastor, maupun katekis, sesuai dengan denominasi gereja masing-masing.
Imbauan ini ditujukan kepada seluruh gereja yang berada di Kabupaten Deiyai, baik Gereja Kingmi, Gereja Katolik, GKII, maupun denominasi gereja lainnya.
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Deiyai menegaskan bahwa dukungan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme permohonan dan koordinasi, dengan tetap memperhatikan ketentuan serta ketersediaan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Deiyai juga menghormati keberagaman kehidupan umat beragama di Kabupaten Deiyai. Imbauan ini secara khusus disampaikan kepada gereja-gereja yang sedang melaksanakan kegiatan bazar atau penggalangan dana sebagaimana dimaksud, sementara setiap bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat tetap dilaksanakan sesuai program, kewenangan, dan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya koordinasi yang baik, kegiatan penggalangan dana yang dilaksanakan gereja diharapkan dapat berjalan tertib serta membantu mendukung kebutuhan pembangunan dan pelayanan jemaat di Kabupaten Deiyai.











































