Beranda PEMBANGUNAN PAPUA Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Apresiasi Kemajuan Dekranasda Deiyai di Festival...

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Apresiasi Kemajuan Dekranasda Deiyai di Festival TIFA 2026

175
0

NABIRE, Tiiruu.com – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengapresiasi perkembangan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai dalam mendorong pelaku UMKM memasarkan produk lokal hingga ke luar daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan Yogi saat mengunjungi stan Kabupaten Deiyai pada ajang Timika Inside Festival of Art (TIFA) 2026 di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Sabtu (5/7/2026). Kunjungan itu disambut langsung Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, bersama tim Dekranasda.

Menurut Yogi, produk-produk UMKM Deiyai menunjukkan perkembangan yang positif dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menilai upaya Dekranasda Deiyai dalam mempromosikan hasil kerajinan dan produk olahan masyarakat patut diapresiasi karena berkontribusi pada peningkatan ekonomi para pelaku usaha.

“Deiyai sudah luar biasa. Tahun lalu saya hadir di sini, dan tahun ini saya melihat langsung perkembangannya. Langkah yang diambil Dekranasda Deiyai ini cukup baik,” kata Yogi.

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi Dekranasda Deiyai dalam membina serta membuka akses pemasaran bagi pelaku UMKM. Menurutnya, sejak TIFA 2025, Dekranasda Deiyai telah membawa berbagai produk unggulan daerah ke Timika dan terus mempertahankan komitmen itu pada penyelenggaraan festival tahun ini.

Yogi juga menilai Ketua Dekranasda Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, memiliki komitmen kuat dalam membangun sektor UMKM dan kerajinan daerah. Menurutnya, kegigihan tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis usaha mikro dan kecil.

Ia mendorong pemerintah kabupaten di wilayah adat Mee, khususnya Kabupaten Deiyai, Dogiyai, dan Paniai, untuk membangun kerja sama yang lebih erat dalam pengembangan UMKM. Menurut Yogi, penyatuan persepsi dan program antardaerah akan memperkuat posisi UMKM Papua Tengah di tingkat provinsi.

“Papua Tengah memiliki potensi UMKM yang sangat tinggi. Semoga ke depan kita terus saling mendorong dan bekerja sama antarkabupaten untuk membangun tanah ini melalui UMKM. Ini sangat penting,” ujarnya.

Menurut Yogi, penguatan sektor UMKM merupakan salah satu strategi untuk membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah di Papua Tengah dapat terus berkolaborasi dalam menciptakan peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

Selama pelaksanaan Festival TIFA 2026, Yogi mengaku membeli berbagai produk yang dipasarkan pelaku UMKM Deiyai sebagai bentuk dukungan terhadap usaha masyarakat. Produk yang dibelinya antara lain aneka makanan ringan buatan mama-mama Deiyai, sambal khas daerah, minyak buah merah, serta sejumlah produk kerajinan lainnya.

Festival TIFA menjadi salah satu ruang promosi bagi pelaku UMKM dari berbagai kabupaten di Papua Tengah untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas jaringan pemasaran kepada masyarakat dan pengunjung dari berbagai wilayah.