Beranda ADVERTORIAL YHPC Deiyai Gelar Tatap Muka Perdana Kursus Nonformal, 30 Peserta Ikuti Pembelajaran

YHPC Deiyai Gelar Tatap Muka Perdana Kursus Nonformal, 30 Peserta Ikuti Pembelajaran

41
0
Yayasan Honai Peduli Cerdas (YHPC) Kabupaten Deiyai mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka perdana bagi peserta kursus nonformal pada Sabtu, 19 September 2026 -Doc. TIIRUU.COM
Yayasan Honai Peduli Cerdas (YHPC) Kabupaten Deiyai mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka perdana bagi peserta kursus nonformal pada Sabtu, 19 September 2026 -Doc. TIIRUU.COM

DEIYAI, Tiiruu.com — Yayasan Honai Peduli Cerdas (YHPC) Kabupaten Deiyai mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka perdana bagi peserta kursus nonformal pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMA YPPGI Kabupaten Deiyai.

Sebanyak 50 peserta telah mendaftarkan diri dalam program kursus nonformal yang diselenggarakan YHPC. Namun, pada pertemuan perdana tersebut, sebanyak 30 peserta hadir dan mengikuti materi pembelajaran secara langsung.

Perwakilan YHPC, Yosua Daga, mengatakan program tersebut dibuka bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris maupun keterampilan komputer.

“Bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kualitas komunikasi berbahasa Inggris dan komputer, boleh mendaftar di kursus kami,” ujar Yosua.

Ia menjelaskan, persiapan kegiatan belajar mengajar telah dilakukan secara bertahap, mulai dari perencanaan program, sosialisasi, pendaftaran peserta didik, penyediaan tempat, hingga penyiapan tenaga pendidik.

Menurutnya, pihak yayasan juga melakukan koordinasi internal agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Setelah berbagai persiapan dilakukan, kegiatan tatap muka perdana akhirnya dapat dilaksanakan.

“Untuk kegiatan belajar mengajar perdana, jumlah peserta didik yang telah terdaftar sebanyak 50 orang. Namun, pada pertemuan tatap muka perdana, peserta yang hadir dan mengikuti materi secara langsung sebanyak 30 orang,” jelasnya.

YHPC memahami bahwa tidak semua peserta dapat hadir pada pertemuan pertama karena berbagai kondisi. Yayasan berharap jumlah kehadiran peserta dapat meningkat pada pertemuan-pertemuan berikutnya.

Dari sisi tenaga pendidik, YHPC telah mempersiapkan pengajar sesuai bidang pembelajaran yang diberikan. Materi akan disampaikan secara sederhana, praktis, dan mudah dipahami peserta.

Selain teori, peserta juga akan mendapatkan latihan dan pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaan kursus tersebut, kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik. Dua fokus utama program adalah peningkatan keterampilan komputer serta kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris.

“Karena ini merupakan pendidikan nonformal, pembelajaran akan lebih menekankan pada keterampilan praktis, latihan, dan kebutuhan peserta, sehingga materi yang diberikan dapat langsung diterapkan,” katanya.

YHPC berharap program tersebut dapat menjadi ruang belajar tambahan bagi anak-anak dan masyarakat di Kabupaten Deiyai untuk terus mengembangkan kemampuan.
“Bagi kami, pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang sekolah formal, tetapi juga dapat hadir melalui ruang-ruang belajar masyarakat seperti kursus ini,” pungkasnya.

YHPC juga menyampaikan bahwa pendaftaran kursus tidak dipungut biaya. Masyarakat yang berminat mengikuti program pembelajaran bahasa Inggris dan komputer dapat mendaftarkan diri melalui YHPC di SMA YPPGI Kabupaten Deiyai.