WAMENA,tiiruu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Definitif Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, meminta dukungan seluruh aparatur sipil negara (ASN), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), DPR, gereja, serta pemerintah dan masyarakat dari delapan kabupaten untuk bersama-sama menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Papua Pegunungan.
Hal tersebut disampaikan Elai Giban dalam acara syukuran usai dirinya dilantik sebagai Sekda Definitif Provinsi Papua Pegunungan oleh Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, Kamis (17/9/2026).
Di hadapan perwakilan delapan kabupaten, pimpinan OPD, DPR, tokoh gereja dan tamu undangan lainnya, Elai menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang tidak dapat dijalankan seorang diri.
“Saya seorang diri, anak yang baru lahir, tidak mampu dan tidak pandai melaksanakan tugas-tugas yang diembankan kepada saya. Karena itu, saya mohon dukungan dan doa dari Bapak-Ibu semua,” ujar Elai.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Papua Pegunungan John Tabo yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban tugas sebagai Sekda Definitif.
Menurut Elai, perjalanan pembentukan Provinsi Papua Pegunungan hingga saat ini tidak terlepas dari peran para tokoh dan pemimpin yang telah bekerja dari tingkat kampung, distrik hingga kabupaten.
“Terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Dr. John Tabo, MBA, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya,” katanya.
Benahi Manajemen ASN Jadi Prioritas
Elai mengatakan, salah satu pekerjaan penting yang akan menjadi perhatian awalnya adalah penataan dan manajemen aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 1.050 ASN yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan provinsi. Jumlah tersebut ke depan masih akan bertambah seiring proses penataan dan pemindahan status ASN ke Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
“PR pertama yang akan kita laksanakan adalah manajemen aparatur sipil negara. Masih ada ASN yang statusnya berada di delapan kabupaten dan provinsi lain. Ini yang harus kita koordinasikan dan selesaikan,” jelasnya.
Menurut dia, kejelasan status ASN menjadi penting agar pelayanan pemerintahan kepada masyarakat di delapan kabupaten dapat berjalan secara efektif.
Elai juga meminta seluruh ASN membangun koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas.
“Mari kita berkoordinasi, berkolaborasi dengan baik supaya kita dapat melayani seluruh masyarakat Papua Pegunungan, terutama masyarakat di delapan kabupaten,” ujarnya.
Dorong Pemerintahan dengan Integritas
Selain penataan ASN, Elai menegaskan pentingnya disiplin kerja, integritas dan moralitas dalam menjalankan pemerintahan.
Ia mengatakan aparatur pemerintah tidak hanya dituntut memiliki status kepegawaian yang jelas, tetapi juga harus mampu menunjukkan kinerja dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau kita memiliki status yang jelas, disiplin kerja yang baik, integritas yang baik dan moralitas yang baik, maka kita akan mampu melaksanakan tugas dan fungsi serta visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur,” katanya.
Elai menegaskan, pelaksanaan tugas Sekda akan diarahkan untuk mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, termasuk membangun sistem pemerintahan yang baik serta memperkuat manajemen aparatur.
Minta Dukungan Masyarakat Delapan Kabupaten
Dalam kesempatan tersebut, Elai juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemerintah daerah dari delapan kabupaten yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelantikan Sekda Definitif pertama di Provinsi Papua Pegunungan.
Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh delapan kabupaten yang telah mendukung pelaksanaan pelantikan Sekda Definitif pertama kali di Provinsi Papua Pegunungan,” tuturnya.
Elai berharap dukungan tersebut tidak berhenti pada momentum pelantikan, tetapi terus berlanjut dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung, menopang serta memberikan kritik dan masukan konstruktif demi memperkuat pelayanan publik di Papua Pegunungan.
“Mari saling mendukung, menopang, saling memberikan saran dan masukan supaya kita melaksanakan tugas ini dengan baik,” pungkasnya.
Acara itu di akhiri dengan bakarbatu babi dan ibadah syukur bersama masyarakat sebagai bentuk ungkapan sykur, (*).










































