
WAMENA, tiiruu.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayawijaya mengajak masyarakat untuk lebih teliti saat berbelanja setelah ditemukannya sejumlah alat ukur literan beras dan BBM yang telah dimodifikasi oleh pedagang di Wamena, Jumat, (03/06/2026).
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat tidak menjadi korban praktik perdagangan yang merugikan.
Plt Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag Kabupaten Jayawijaya, Yosep Tatogo, meminta masyarakat memperhatikan alat ukur maupun timbangan yang digunakan pedagang sebelum melakukan transaksi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan pengurangan takaran, timbangan maupun isi kemasan yang tidak sesuai dengan keterangan pada produk.
“Kami meminta masyarakat melihat dengan teliti alat ukur yang digunakan sebelum membeli. Jika menemukan kejanggalan, segera laporkan kepada pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Menurut Yosep, praktik memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan karena selain merugikan konsumen juga mencederai kepercayaan publik terhadap dunia usaha.
Ia berharap seluruh pelaku usaha memiliki kesadaran untuk memberikan pelayanan yang jujur dan bertanggung jawab tanpa mengurangi hak masyarakat sebagai konsumen.
“Jangan memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat untuk memperoleh keuntungan. Berdaganglah dengan jujur karena setiap konsumen memiliki hak yang wajib dilindungi,” tegasnya.
Perindag menegaskan akan terus melakukan sidak secara berkala di pasar maupun pertokoan sebagai upaya menciptakan perdagangan yang sehat, transparan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Jayawijaya. (*).










































