Beranda KABUPATEN DEYAI Bupati Deiyai Tegas: Tidak Ada Lagi Aksi Palang-Memalang di RSUD, Pelanggar Terancam...

Bupati Deiyai Tegas: Tidak Ada Lagi Aksi Palang-Memalang di RSUD, Pelanggar Terancam Dirumahkan

189
0

Deiyai,tiiruu.com – Bupati Deiyai Melkianus Mote menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi aksi palang-memalang di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deiyai karena tindakan tersebut dapat menghambat pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

Penegasan itu disampaikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk memastikan seluruh pelayanan kesehatan di RSUD tetap berjalan normal, aman, dan tanpa gangguan. Menurut Bupati, kepentingan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan harus menjadi prioritas utama.

 

“Di RSUD Deiyai tidak ada lagi aksi palang-memalang. Jika masih ada yang melakukan pemalangan, saya akan merumahkan tenaga kesehatan maupun tenaga kontrak yang terlibat,” tegas Bupati.

 

Selain menegaskan larangan aksi pemalangan, Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan hak-hak tenaga kesehatan dan tenaga kontrak. Ia memastikan insentif dan honor akan dibayarkan sesuai tingkat kehadiran masing-masing pegawai.

 

Bupati juga memastikan honor selama tujuh bulan yang belum terbayarkan akan diselesaikan setelah sidang perubahan anggaran.

 

Terkait penempatan tenaga kesehatan, Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Deiyai akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan agar penempatan tugas disesuaikan dengan domisili atau tempat tinggal masing-masing tenaga kesehatan sehingga dapat menunjang kelancaran pelayanan.

 

Sementara itu, bagi tenaga honorer yang namanya belum tercantum dalam daftar absensi tetapi masih memiliki Surat Keputusan (SK) honor dan sebelumnya rutin menerima honor, pemerintah tetap akan membayarkan hak mereka. Namun, para honorer diwajibkan aktif melaksanakan tugas dan hadir di kantor.

 

Bupati juga menekankan bahwa kualitas pelayanan lebih penting daripada jumlah tenaga kesehatan.

 

“Lebih baik sedikit orang tetapi pelayanannya bagus daripada banyak tenaga kesehatan namun pelayanannya tidak maksimal,” ujarnya.

 

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh tenaga kesehatan, tenaga kontrak, serta jajaran RSUD Deiyai untuk menjaga profesionalisme, meningkatkan disiplin kerja, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi yang kondusif sehingga pelayanan kesehatan di RSUD Deiyai dapat berlangsung tanpa hambatan dan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang optimal.(*).