Beranda ADVERTORIAL Asisten III Pimpin Apel Gabungan, ASN Deiyai Diingatkan Jaga Lingkungan di Tengah...

Asisten III Pimpin Apel Gabungan, ASN Deiyai Diingatkan Jaga Lingkungan di Tengah Musim Kemarau

79
0

Deiyai, Tiiruu.com — Asisten III Setda Kabupaten Deiyai, Daniel Bunai, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), CPNS, dan tenaga kontrak di halaman Kantor Bupati Deiyai, Senin (24/8/2026).

 

Dalam amanatnya, Daniel Bunai mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bidang, ASN, CPNS, dan tenaga kontrak untuk bersama-sama menjaga lingkungan di tengah musim kemarau panjang yang melanda wilayah Deiyai.

 

Daniel mengatakan, kondisi kemarau saat ini perlu mendapat perhatian serius karena sejumlah sumber air mulai mengering. Permukaan tanah juga mulai mengalami keretakan, sementara dedaunan dan pepohonan mengering sehingga berpotensi mudah terbakar.

 

“Kita harus memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak membakar sembarangan. Kita sudah melihat banyak titik yang terjadi kebakaran. Danau, sungai, dan sumur mulai mengering, air berkurang, serta permukaan tanah mulai retak,” ujar Daniel dalam amanatnya.

 

Ia menegaskan, kebiasaan membakar lahan secara sembarangan dapat menimbulkan dampak yang lebih besar, seperti kerusakan hutan, lereng menjadi gundul, hingga berpotensi menyebabkan erosi dan bencana yang dapat mengganggu aktivitas serta kehidupan masyarakat.

 

Karena itu, Daniel mengajak seluruh ASN dan perangkat pemerintah untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan kebakaran dengan menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

 

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap sumber api, termasuk puntung rokok. Puntung rokok harus dipastikan benar-benar padam sebelum dibuang. Hal yang sama berlaku saat membakar sampah.

 

“Kalau membakar sampah jangan dibiarkan begitu saja. Api harus benar-benar dipadamkan. Jangan menyalakan api di lahan terbuka ketika kita tidak bisa memastikan api dan baranya sudah padam,” katanya.

 

Daniel juga meminta para orang tua memperhatikan anak-anak agar tidak bermain api atau membakar sesuatu tanpa pengawasan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Daniel turut menyoroti kedisiplinan dan kehadiran aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai. Ia meminta seluruh kepala OPD, pejabat, ASN, CPNS, dan tenaga kontrak tetap aktif bekerja meskipun Bupati maupun Wakil Bupati sedang tidak berada di kantor.

 

Ia menegaskan bahwa ketidakhadiran pimpinan daerah bukan alasan bagi aparatur untuk meninggalkan tugas dan tanggung jawab.

“Kalau Bupati atau Wakil Bupati tidak ada, kita harus tetap aktif di kantor karena ini kebun kita. Kita membantu Bupati dan Wakil Bupati. Kalau Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda tidak ada, para asisten harus tetap ada. Kalau satu asisten keluar, harus ada asisten yang lainnya,” tegasnya.

 

Daniel juga meminta agar daftar hadir pegawai dikumpulkan dan menjadi bagian dari evaluasi kedisiplinan aparatur.

Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Deiyai dapat meningkatkan kedisiplinan, menjaga lingkungan, serta memberikan contoh kepada masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.

 

“Lingkungan kita, daerah kita, dan tempat tinggal kita harus kita jaga bersama. Jangan membakar sembarangan,” pungkasnya.