Beranda ADVERTORIAL Bupati Deiyai Tekankan Disiplin dan Kehadiran ASN saat Apel Korpri

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin dan Kehadiran ASN saat Apel Korpri

338
0
Bupati Kabupaten Deiyai Melkianus Mote saat memimpin Apel Gabunggan di Halaman Kantor Bupati Deiyai, Rabu (17/6/2026) - Doc. AMY/ TIIRUU
Bupati Kabupaten Deiyai Melkianus Mote saat memimpin Apel Gabunggan di Halaman Kantor Bupati Deiyai, Rabu (17/6/2026) - Doc. AMY/ TIIRUU

Deiyai, tiiruu.com – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan pentingnya disiplin dan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dalam pelaksanaan tugas pemerintahan saat memimpin Apel Korpri yang diikuti ASN, CPNS, PPPK, dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai, Rabu (17/6/2026).

Apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Deiyai itu dimanfaatkan Bupati Melkianus untuk mengevaluasi tingkat kehadiran pegawai sekaligus mengingatkan bahwa setiap aparatur memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Melkianus menyampaikan bahwa masih banyak pegawai yang tidak terlihat mengikuti apel maupun hadir secara aktif di kantor. Ia menilai kondisi tersebut perlu segera dibenahi agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif.

“Seluruh ASN wajib hadir di kantor. Setiap kali apel saya lihat yang hadir itu-itu saja, sementara yang lain ke mana. Lebih dari 500 orang yang saya berikan jabatan, tetapi banyak yang tidak pernah ikut apel. Jabatan itu sebaiknya diberikan kepada mereka yang rajin daripada yang malas masuk kantor,” ujar Melkianus.

Ia juga menyoroti persoalan kedisiplinan yang berkaitan dengan kehadiran pegawai. Menurutnya, aparatur yang memperoleh hak kepegawaiannya harus menunjukkan tanggung jawab melalui keaktifan bekerja dan melayani masyarakat.

Melkianus mengatakan dirinya menghargai pegawai yang menjalankan tugas dengan baik dan hadir di kantor. Sebaliknya, ia mengkritik pegawai yang memilih tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas.

“Pegawai yang tidak hadir tetapi hanya tidur di rumah atau mondar-mandir tanpa tujuan, lebih baik aktif datang ke kantor dan melayani masyarakat. Saya sendiri selalu ada di kantor,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menilai bahwa kehadiran pegawai di lingkungan perkantoran tetap penting meskipun tidak sedang ada agenda besar. Menurutnya, aktivitas ASN yang mengenakan atribut kedinasan dan bekerja di kantor mencerminkan komitmen terhadap pelayanan publik.

“Walaupun tidak ada kegiatan khusus, yang penting kita aktif hadir di kantor. Orang melihat kita memakai pakaian Korpri, pakaian putih, atau pakaian khaki saat bekerja, itu menunjukkan tanggung jawab sebagai aparatur,” ujarnya.

Selain menekankan disiplin, Melkianus juga mengumumkan rencana pelaksanaan ibadah bersama bagi seluruh pegawai pemerintah daerah setiap tanggal 26 setiap bulan. Ia menjelaskan kegiatan tersebut akan melibatkan pegawai dari berbagai denominasi agama yang bertugas di lingkungan pemerintah daerah dan dikoordinasikan oleh pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) setempat di bawah pimpinan Okto Marko Pekey.

Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah diupayakan dipimpin oleh ASN yang memiliki kapasitas sebagai pendeta, majelis, atau pelayan gereja sehingga tidak perlu mendatangkan pemimpin ibadah dari luar instansi.

“Yang mengisi seluruh rangkaian acara diharapkan berasal dari kalangan pegawai sendiri. Kalau ada pegawai yang pendeta atau majelis, mereka yang memimpin. Kita tidak perlu memanggil dari luar,” kata Melkianus.

Bupati berharap peningkatan disiplin, kehadiran, dan pembinaan rohani di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai dapat memperkuat etos kerja aparatur serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.