Beranda ADVERTORIAL Mewakili Bupati, Asisten I Deiyai Lepas 20 Siswa Penerima Program MEPA Boarding...

Mewakili Bupati, Asisten I Deiyai Lepas 20 Siswa Penerima Program MEPA Boarding School 2026

273
0
Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi melepas 20 siswa penerima Program MEPA Boarding School Tahun 2026 untuk melanjutkan pendidikan di Mepa Boarding School, SP 2 Nabire Barat, Senin (13/7/2026). Pelepasan dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote, S.STP., yang mewakili Bupati Deiyai - AMY/Tiiruu.com
Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi melepas 20 siswa penerima Program MEPA Boarding School Tahun 2026 untuk melanjutkan pendidikan di Mepa Boarding School, SP 2 Nabire Barat, Senin (13/7/2026). Pelepasan dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote, S.STP., yang mewakili Bupati Deiyai - AMY/Tiiruu.com
DEIYAI, tiiruu.com  — Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi melepas 20 siswa penerima Program MEPA Boarding School Tahun 2026 untuk melanjutkan pendidikan di Mepa Boarding School, SP 2 Nabire Barat, Senin (13/7/2026). Pelepasan dilakukan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote, S.STP., yang mewakili Bupati Deiyai.

Sebanyak 20 siswa yang diberangkatkan terdiri atas 10 siswa hasil seleksi kuota Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan 10 siswa hasil seleksi Pemerintah Kabupaten Deiyai.

Dalam sambutannya, Simon Mote mengatakan proses seleksi telah dilaksanakan secara bertahap selama beberapa bulan terakhir dengan melibatkan tim seleksi dari Nabire dan Kabupaten Deiyai. Menurutnya, seluruh tahapan berjalan dengan baik hingga para peserta akhirnya siap diberangkatkan ke lokasi pendidikan.

“Kuota dari seleksi provinsi sebanyak 10 orang dan dari Kabupaten Deiyai sebanyak 10 orang. Jadi seluruhnya berjumlah 20 orang. Melalui dinas terkait, proses ini sudah dilaksanakan dengan luar biasa hingga hari ini anak-anak akan diberangkatkan ke Nabire,” kata Simon.

Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia seleksi, Dinas Pendidikan, serta seluruh pihak yang telah bekerja sejak proses pendaftaran hingga pemberangkatan peserta.

Simon menilai keberhasilan pendidikan seorang anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari keluarga. Karena itu, ia meminta para orang tua, baik ayah maupun ibu, terlibat aktif dalam memberikan motivasi dan pendampingan selama anak-anak menempuh pendidikan di asrama.

“Tugas membesarkan dan mendidik anak bukan hanya tugas mama. Bapak dan mama harus bersama-sama mendukung anak sejak kecil sampai mereka berhasil,” ujarnya.

Menurut Simon, keterlibatan kedua orang tua akan memberikan semangat bagi anak untuk menyelesaikan pendidikan. Ia mengingatkan agar tanggung jawab pendidikan tidak sepenuhnya dibebankan kepada pihak sekolah maupun ibu di rumah.

Kepada para siswa, Simon berpesan agar memanfaatkan kesempatan belajar tersebut dengan sungguh-sungguh. Ia meminta mereka menaati seluruh aturan yang berlaku di lingkungan sekolah maupun asrama.

“Anak-anak punya tugas adalah belajar. Apa yang diarahkan guru dan pembina harus diikuti. Asrama memiliki aturan dan disiplin yang ketat. Semua itu dilakukan supaya kalian bisa sukses,” katanya.

Selain itu, Simon juga mengimbau para orang tua menghormati seluruh ketentuan yang diterapkan pihak sekolah, termasuk jadwal kunjungan maupun penjemputan siswa.

Di akhir acara, Simon Mote atas nama Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi melepas seluruh peserta untuk mengikuti pendidikan di Mepa Boarding School.

“Pada hari ini, tanggal 13 Juli 2026, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Deiyai secara resmi melepas anak-anak ke Nabire untuk bersekolah di Mepa Boarding School. Tuhan memberkati dan selamat dalam perjalanan,” tuturnya.

Program MEPA Boarding School merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Deiyai dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Papua. Pemerintah daerah berharap para peserta dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas, membangun karakter, serta kembali mengabdi bagi pembangunan Kabupaten Deiyai setelah menyelesaikan pendidikan mereka.

Acara pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Deiyai dan dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai beserta jajaran, Asisten I Setda Kabupaten Deiyai, orang tua siswa, serta para peserta yang dinyatakan lulus mengikuti Program MEPA Boarding School Tahun 2026.