Deiyai, tiiruu.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Deiyai, Ny. Fransina Rumbiak Mote, mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Deiyai memastikan anak-anak memperoleh akses pendidikan sejak usia dini dengan mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).
Ajakan tersebut disampaikan melalui kampanye bertajuk “Satu Tahun di PAUD, Pondasi Kuat untuk Masa Depan Deiyai” yang dipasang dalam bentuk spanduk di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Deiyai sebagai bagian dari menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Fransina mengatakan pendidikan usia dini merupakan tahap penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, kesehatan, serta kemampuan sosial anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya sangat dipengaruhi oleh kesiapan anak yang dibangun sejak PAUD.
“Saya mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Deiyai untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak mengikuti pendidikan minimal satu tahun di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebelum melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar. Masa ini menjadi pondasi penting bagi tumbuh kembang dan kesiapan belajar anak,” kata Fransina Rumbiak Mote di Deiyai, Kamis (16/7).
Ia menjelaskan gerakan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Deiyai.
Menurut Fransina, kampanye itu juga menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperluas akses layanan PAUD yang bermutu sehingga setiap anak memperoleh haknya atas pendidikan sejak usia dini.
“Gerakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang berkualitas serta memastikan setiap anak memperoleh haknya mendapatkan pendidikan sejak usia dini,” ujarnya.
Fransina yang juga bergelar Sarjana dan Magister Kesehatan Masyarakat itu menegaskan keberhasilan program pendidikan anak usia dini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ia mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, tenaga pendidik, orang tua, serta masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan angka partisipasi anak di lembaga PAUD di Kabupaten Deiyai.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan semakin banyak anak mengikuti pendidikan usia dini sehingga memiliki kesiapan belajar yang lebih baik ketika memasuki sekolah dasar.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bergandengan tangan mendukung pendidikan anak usia dini agar lahir generasi Deiyai yang sehat, cerdas, berkarakter, siap belajar, siap berkarya, dan siap membangun daerah pada masa depan,” kata Fransina.
Pemerintah Kabupaten Deiyai terus mendorong peningkatan akses dan kualitas layanan PAUD sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini. Kampanye “Satu Tahun di PAUD, Pondasi Kuat untuk Masa Depan Deiyai” diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa pendidikan anak tidak dimulai ketika memasuki sekolah dasar, melainkan sejak masa usia dini melalui layanan PAUD yang berkualitas.










































