
Deiyai, Tiiruu.com – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., menegaskan bahwa disiplin kerja merupakan fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan pelayanan publik yang berkualitas. Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Deiyai yang diikuti Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tenaga K2, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin (20/7/2026).
Dalam amanatnya, Bupati Melkianus Mote meminta seluruh aparatur pemerintah meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Disiplin adalah modal utama. Setiap pegawai harus menyadari tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara dan pelayan masyarakat,” tegas Melkianus Mote.
Menurut Bupati, pemerintah daerah membutuhkan aparatur yang tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga mampu menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di setiap unit kerja.
Ia menjelaskan bahwa penempatan CPNS, tenaga K2, dan PPPK akan dilakukan berdasarkan latar belakang pendidikan serta kompetensi yang dimiliki masing-masing pegawai. Tenaga kesehatan, kata dia, akan ditempatkan di puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), sedangkan lulusan bidang pendidikan akan ditugaskan sebagai guru sesuai bidang keahliannya.
Bupati menilai kebijakan tersebut penting agar setiap pegawai dapat bekerja sesuai kompetensi sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.
Selain penempatan pegawai, Melkianus Mote juga mengungkapkan bahwa proses penyelesaian administrasi prajabatan masih menyisakan sekitar 20 persen. Ia meminta seluruh CPNS, tenaga K2, dan PPPK mempersiapkan diri karena pelaksanaan prajabatan direncanakan berlangsung di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Deiyai.
“Persiapkan diri dengan baik karena tahapan administrasi tinggal sekitar 20 persen lagi. Prajabatan akan dilaksanakan di Nabire dan juga di Deiyai,” ujarnya.
Memasuki peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar mengambil bagian dalam setiap kegiatan dan perlombaan yang akan digelar pemerintah daerah.
Ia juga mengimbau seluruh kantor pemerintahan, lembaga swasta, kawasan jalan, hingga kompleks pasar untuk mulai memasang Bendera Merah Putih dan umbul-umbul mulai 30 Juli 2026 sebagai bentuk partisipasi menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Dalam kesempatan yang sama, Melkianus Mote kembali mengajak seluruh aparatur sipil negara dan masyarakat mendukung program Deiyai Bermazmur yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 26 setiap bulan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Deiyai.
Pada bagian akhir amanatnya, Bupati memberikan peringatan keras terkait disiplin kehadiran pegawai. Ia menegaskan bahwa mulai tahun depan pemerintah akan menerapkan tindakan tegas terhadap pegawai yang meninggalkan tugas tanpa keterangan dalam waktu lama.
“Mulai tahun depan, apabila ada CPNS, K2, PPPK maupun PNS yang tidak masuk kantor selama tiga bulan berturut-turut tanpa alasan yang jelas, maka akan dilakukan penghentian sementara dan pemblokiran hak-hak kepegawaiannya sampai yang bersangkutan kembali aktif bekerja dan melapor kepada Bupati,” tegasnya.
Menurut Melkianus Mote, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun budaya kerja yang disiplin, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Deiyai selaku pembina upacara. Dominggus Badii, S.T. bertindak sebagai pemimpin upacara, Andrias Pekei, S.Sos. sebagai perwira upacara, Yoteni Giyai, Amd.Keu. membacakan doa, dan Bendikta Dogopia bertugas sebagai pembaca protokol.
Melalui apel gabungan itu, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap seluruh ASN, CPNS, tenaga K2, dan PPPK semakin meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Deiyai.
Reporter : Andreas M. Yeimo
Editor : Tiiruu Online









































