Beranda PAPUA PEGUNUNGAN Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom Dibuka, Gereja Baptis Didorong Perkuat Misi dan...

Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom Dibuka, Gereja Baptis Didorong Perkuat Misi dan Persatuan Jemaat

82
0
Persekutuan Gereja-Gereja Baptis di Tanah Papua (PGBP) Wilayah Tiom resmi membuka Konferensi ke-X yang berlangsung di Aula Norman Driver, Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Kamis (30/07/2026).

TIOM, tiiruu.com – Persekutuan Gereja-Gereja Baptis di Tanah Papua (PGBP) Wilayah Tiom resmi memulai Konferensi ke-X dengan pesan kuat untuk memperkuat pelayanan, mempererat persatuan, dan menjadikan gereja sebagai pusat misi penginjilan di Tanah Papua.

Pembukaan konferensi berlangsung di Aula Norman Driver, Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Kamis (30/7/2026), melalui ibadah syukur yang dihadiri jajaran Badan Pengurus Pusat PGBP (BPP-PGBP), pemerintah daerah, anggota DPRK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), para hamba Tuhan, serta utusan dari 33 jemaat dan 7 rajon di Wilayah Tiom.

Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom mengangkat tema “Lihatlah sekelilingmu, ladang sudah menguning untuk dituai” (Yohanes 4:35). Tema tersebut menjadi seruan bagi warga Baptis untuk melihat tantangan pelayanan sekaligus mengambil peran lebih besar dalam menjangkau masyarakat melalui pelayanan gereja.

Ketua Panitia Konferensi, Mardi Kogoya, mengatakan keberhasilan pelaksanaan konferensi merupakan hasil kerja bersama seluruh jemaat dan rajon yang ada di Wilayah Tiom.

Ia menjelaskan, seluruh kebutuhan pembiayaan kegiatan berasal dari dukungan 33 jemaat dan 7 rajon berdasarkan beban pelayanan yang telah disepakati bersama.

“Terima kasih kepada Pengurus BPP-PGBP, seluruh jemaat, dan rajon yang telah memberikan kepercayaan serta dukungan sehingga konferensi ini dapat terlaksana,” kata Mardi.

Menurutnya, konferensi bukan hanya menjadi agenda organisasi gereja, tetapi menjadi ruang evaluasi untuk melihat sejauh mana pelayanan telah berjalan serta menyusun langkah strategis bagi pelayanan lima tahun ke depan.

Rangkaian Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom berlangsung sejak 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Agenda utama akan ditutup dengan pelantikan Ketua Badan Pelayan Wilayah Tiom, Ketua Pemuda, dan Ketua Persatuan Wanita (PW) Baptis periode pelayanan 2026–2031.

BPP-PGBP: Tiom Harus Menjadi Wilayah Misioner

Ketua I BPP-PGBP, Yusuf Kogoya, S.Th., M.Th., dalam sambutannya menegaskan bahwa konferensi harus menghasilkan arah pelayanan yang lebih jelas dan mampu menjawab kebutuhan jemaat di tengah perubahan zaman.

Menurut Yusuf, Wilayah Tiom memiliki tanggung jawab besar untuk tampil sebagai wilayah misioner yang tidak hanya menjalankan rutinitas gereja, tetapi aktif membawa perubahan melalui pelayanan rohani dan sosial.

“Konferensi ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi keputusan-keputusan kongres PGBP. Kita melihat apa yang sudah berjalan, apa yang belum terlaksana, dan apa yang perlu diperbaiki demi kemajuan pelayanan gereja,” tegasnya.

Ia meminta pemimpin yang nantinya terpilih untuk memimpin Wilayah Tiom periode 2026–2031 agar memiliki komitmen kuat dalam menjalankan keputusan organisasi dan melayani seluruh jemaat tanpa membedakan.

Yusuf juga mengingatkan seluruh peserta agar hasil konferensi tidak berhenti sebagai keputusan di atas kertas, tetapi harus diteruskan dan diterapkan di setiap jemaat.

“Setelah kembali ke jemaat masing-masing, seluruh hasil konferensi harus disampaikan dan menjadi pedoman bersama dalam pelayanan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kekuatan Gereja Baptis di Tanah Papua terletak pada persatuan seluruh warga gereja.

“Gereja Baptis adalah satu. Karena itu seluruh pemuda, Persatuan Wanita, dan warga Baptis harus terus memperkuat persatuan untuk memberitakan Injil dan memenangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan,” tutup Yusuf.

Konferensi ke-X PGBP Wilayah Tiom menjadi momentum penting bagi Gereja Baptis untuk memperbaharui komitmen pelayanan, memperkuat organisasi, serta melahirkan pemimpin-pemimpin gereja yang mampu membawa perubahan bagi jemaat dan masyarakat. (*).