Beranda OLAHRAGA Kejurda Tinju Amatir Piala Gubernur Cup I Pegunungan, Gubernur Tabo Pastikan Gratis...

Kejurda Tinju Amatir Piala Gubernur Cup I Pegunungan, Gubernur Tabo Pastikan Gratis Ditonton, Masyarakat Diminta Jaga Sportivitas

150
0
Panitia Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Piala Gubernur Cup I Papua Pegunungan

WAMENA,tiiruu.com – Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo melalui Panitia Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Piala Gubernur Cup I Papua Pegunungan memastikan pertandingan tinju profesional antara Geissler Ap dan Bambang dan pertandingan petinju Amatir  dari  delapan Kabupaten yang akan berlangsung di halaman Sekolah Minggu GKI Betlehem Wamena, Papua Pegunungan dapat disaksikan masyarakat secara gratis.

Ketua Pertina Provinsi Papua Pegunungan, Darmanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari technical meeting, pemeriksaan kesehatan, hingga penimbangan berat badan kedua petinju yang dilaksanakan pada Minggu (02/08/2026).

Darmanto menyampaikan apresiasi kepada Badan Tinju Profesional yang telah mempercayakan Papua Pegunungan sebagai tuan rumah pelaksanaan pertandingan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Badan Tinju Profesional, khususnya Pak Sekjen, yang telah mempercayakan kami sebagai tuan rumah kegiatan ini,” ujar Darmanto.

Menurutnya, pertandingan Geissler Ap melawan Bambang menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat generasi muda Papua Pegunungan yang memiliki minat besar terhadap olahraga tinju.

“Dengan adanya pertandingan Geissler dengan Bambang ini, akan memberikan motivasi bagi anak-anak kita dan masyarakat yang memiliki keinginan menjadi petinju,” katanya.

Ia menjelaskan, animo masyarakat terhadap olahraga tinju di Papua Pegunungan sangat tinggi. Saat ini, jumlah atlet tinju amatir yang telah terdaftar mencapai lebih dari 170 orang.

“Tinju memang memiliki animo yang tinggi di masyarakat kami. Sebelum Papua Pegunungan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), banyak gudang atlet berada di wilayah pegunungan. Sekarang tugas kita adalah kembali membangun dan melahirkan atlet-atlet baru,” jelasnya.

Darmanto berharap pertandingan ini dapat menjadi inspirasi bagi para petinju muda agar terus berlatih dan memiliki cita-cita besar, termasuk meningkatkan kemampuan hingga ke tingkat profesional.

“Tinju bukan hanya olahraga, tetapi juga bisa menjadi industri olahraga yang mampu membuka peluang bagi atlet untuk berkembang dan meraih prestasi,” tambahnya.

Tiket Gratis, Masyarakat Diminta Jaga Keamanan

Terkait biaya masuk pertandingan, Darmanto menegaskan bahwa sesuai arahan Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo masyarakat dapat menyaksikan pertandingan tersebut tanpa dipungut biaya atau gratis.

“Pak Gubernur menyampaikan agar pertandingan ini tidak menggunakan tiket masuk. Jadi masyarakat bisa datang langsung menyaksikan pertandingan secara gratis,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Kami berharap masyarakat datang dengan tertib, menjaga keamanan bersama, dan memberikan dukungan secara sportif kepada kedua petinju. Jangan ada tindakan yang dapat mengganggu jalannya pertandingan,” harap Darmanto.

Penilaian Pertandingan Dipastikan Transparan

Sementara itu, perwakilan Sekjen Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) Pusat menjelaskan bahwa sistem penilaian dalam pertandingan Geissler Ap kontra Bambang akan dilakukan secara transparan dan mengikuti regulasi tinju profesional yang berlaku.

Ia mengatakan, setiap pertandingan akan dinilai oleh hakim pertandingan berdasarkan lima kategori utama, yakni pukulan bersih (clean punch), efektivitas serangan, pertahanan, penguasaan ring, serta aktivitas petinju dalam melakukan serangan.

“Prinsip penilaian tetap mengacu pada aturan yang sudah ditetapkan. Semua nilai akan transparan karena hasil penilaian dari para hakim akan diumumkan secara terbuka melalui ring announcer setelah pertandingan selesai,” jelas perwakilan Sekjen KTPI Pusat.

Ia menerangkan, dalam sistem penilaian tinju profesional, petinju yang memenangkan satu ronde akan mendapatkan nilai 10, sementara lawannya memperoleh nilai 9. Namun, nilai tersebut dapat berubah apabila terjadi kejadian khusus seperti knock down.

“Kalau dalam satu ronde berjalan normal, biasanya nilainya 10-9. Tetapi apabila salah satu petinju mengalami jatuh akibat pukulan lawan, maka perhitungan nilai dapat menjadi 10-8. Jika terjadi jatuh dua kali dalam satu ronde, nilai bisa kembali berkurang sesuai aturan,” katanya.

Selain penilaian angka, wasit juga memiliki kewenangan menghentikan pertandingan apabila seorang petinju dinilai tidak mampu melanjutkan atau berada dalam kondisi berbahaya.

“Keselamatan petinju menjadi prioritas utama. Petinju memang seorang pejuang di atas ring, tetapi ketika kondisi sudah membahayakan, pertandingan harus dihentikan untuk menjaga keselamatan atlet,” tegasnya.

Ia menambahkan, apabila seorang petinju mengalami knock down, petinju lawan wajib menjauh dan memberikan ruang kepada wasit untuk melakukan hitungan sesuai aturan.

“Transparansi pertandingan adalah hal utama. Masyarakat dapat melihat bahwa kemenangan ditentukan berdasarkan kemampuan, teknik, dan hasil penilaian resmi dari hakim pertandingan,” tutupnya. (*).