
DEIYAI, Tiiruu.com – Di tengah musim kemarau yang telah berlangsung lebih dari satu bulan di Kabupaten Deiyai, Kepala Desa Okomo Kebo, Distrik Tigi, Neles Pekei, menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air.
Penyaluran air bersih dilakukan secara langsung menggunakan kendaraan pikap yang mengangkut tangki air ke sejumlah titik di Desa Okomo Kebo dan wilayah sekitar. Kegiatan sosial tersebut telah berlangsung secara rutin selama kurang lebih dua pekan terakhir sebagai upaya membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Neles Pekei mengatakan, inisiatif tersebut lahir dari keprihatinannya melihat kondisi masyarakat yang kesulitan memperoleh air bersih akibat banyak sumber mata air yang mulai mengering selama musim kemarau.
“Selama musim kemarau, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, kami berinisiatif membantu dan membagikan air bersih kepada warga agar kebutuhan sehari-hari mereka tetap terpenuhi,” ujar Neles Pekei.
Menurutnya, pemerintah desa memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari. Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat meringankan beban masyarakat hingga kondisi cuaca kembali normal.
Masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut. Sejumlah warga mengaku sangat terbantu karena selama beberapa minggu terakhir mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan air bersih. Dengan adanya distribusi air dari pemerintah desa, kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, minum, dan keperluan sanitasi, dapat terpenuhi.
Salah seorang warga mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian Kepala Desa Okomo Kebo yang secara sukarela menyediakan air bersih bagi masyarakat di tengah musim kemarau.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kepala Desa. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena saat ini air sangat sulit didapat,” katanya.
Musim kemarau yang melanda Kabupaten Deiyai dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan sejumlah sumber air mengalami penyusutan debit bahkan mengering. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat di berbagai kampung, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Aksi sosial yang dilakukan Kepala Desa Okomo Kebo menjadi contoh nyata pelayanan pemerintah kampung yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus tumbuh sebagai kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak musim kemarau yang masih berlangsung.










































