Beranda ADVERTORIAL Pemkab Deiyai Ubah Mekanisme Penyaluran Bantuan Ternak Babi, Bupati: Dari Masyarakat untuk...

Pemkab Deiyai Ubah Mekanisme Penyaluran Bantuan Ternak Babi, Bupati: Dari Masyarakat untuk Masyarakat

421
0
Bupati Kabupaten Deiyai Melkianus Mote Saat Menyerahkan Bantuan Babi kepada warga di Deiyai, Kamis, (06/08/2026) - Doc. Tiiruu.com
Bupati Kabupaten Deiyai Melkianus Mote Saat Menyerahkan Bantuan Babi kepada warga di Deiyai, Kamis, (06/08/2026) - Doc. Tiiruu.com

DEIYAI, Tiiruu.com – Pemerintah Kabupaten Deiyai mengubah mekanisme penyaluran bantuan ternak babi dengan mengantarkan langsung bantuan ke kandang milik kelompok penerima. Langkah ini diambil setelah pemerintah menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan penyaluran bantuan sebelumnya.

Perubahan mekanisme tersebut mulai diterapkan pada penyaluran bantuan yang berlangsung, Kamis (6/8/2026). Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., memimpin langsung penyaluran didampingi Wakil Bupati Ayub Pigome, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd., serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Salah satu lokasi penyaluran berada di Kelompok Usaha Ternak Babi Totamana Enaimo Tadauto, Kampung Wagomani, Distrik Tigi Barat. Pada hari yang sama, bantuan disalurkan kepada empat kelompok penerima.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, mengatakan perubahan mekanisme dilakukan sebagai hasil evaluasi setelah penyaluran 450 ekor bibit babi yang dilaksanakan di Halaman Aula Tuyana pada 5 Agustus 2026.

Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem distribusi agar bantuan diterima langsung oleh kelompok sasaran di lokasi kandang masing-masing.

“Setelah menerima berbagai masukan dari masyarakat, pemerintah melakukan evaluasi dan memutuskan agar bantuan diantar langsung ke kandang kelompok penerima. Dengan cara ini proses penyaluran menjadi lebih tertib, tepat sasaran, sekaligus meminimalkan kendala yang terjadi pada penyaluran sebelumnya,” kata Aleks Pigai.

Sementara itu, Bupati Deiyai Melkianus Mote menegaskan bahwa program bantuan ternak merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis peternakan lokal.

Ia menjelaskan seluruh ternak babi yang disalurkan dibeli dari peternak lokal di Kabupaten Deiyai sehingga manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga oleh para peternak yang menjual ternaknya kepada pemerintah.

“Ini dari masyarakat untuk masyarakat. Pemerintah membeli ternak dari peternak lokal, kemudian menyalurkannya kembali kepada kelompok penerima untuk dipelihara dan dikembangkan. Karena itu bantuan ini harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Melkianus.

Menurut Bupati, pola tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat melalui sektor peternakan.

Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Deiyai akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, maupun masukan terhadap setiap program pemerintah.

“Setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan publik dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat semakin baik ke depan,” katanya.

Melalui mekanisme penyaluran yang baru, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap seluruh bantuan ternak dapat diterima secara adil, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha peternakan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Deiyai.