
NABIRE, Tiiruu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPR PT), Naomi Kotouki, menyalurkan bantuan Beasiswa Komarudin Watubun kepada siswa-siswi di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Nabire. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah penerima.
Sejumlah sekolah yang telah menerima penyaluran data beasiswa di antaranya SD Negeri 2 Girimulyo, SD Inpres Oyehe, SD Negeri Wonorejo, SD Negeri 01 Morgo, SD Negeri 3 Morgo, SD YPPK Santo Petrus Nabire, serta beberapa sekolah dasar lainnya yang akan didistribusikan dalam waktu dekat.
Program beasiswa tersebut merupakan bantuan dari Anggota DPR RI Komarudin Watubun yang ditujukan bagi siswa sekolah dasar di Kabupaten Nabire. Naomi Kotouki mengaku mendapat mandat langsung dari Komarudin Watubun untuk memastikan bantuan tersebut tersalurkan kepada para penerima.
“Saya dimandatkan langsung oleh Bapak Komarudin Watubun untuk menyalurkan bantuan beasiswa kepada siswa-siswi sekolah dasar di Nabire. Karena itu saya turun langsung ke sekolah-sekolah agar bantuan ini benar-benar sampai kepada para penerima,” ujar Naomi Kotouki.
Ia menjelaskan bahwa jumlah penerima beasiswa di setiap sekolah berbeda-beda sesuai dengan data yang telah ditetapkan. Ada sekolah yang hanya memiliki satu atau dua penerima, sementara sekolah lainnya memiliki puluhan bahkan lebih dari 200 siswa penerima manfaat.
“Beasiswa yang diterima siswa-siswi ini jumlahnya terbatas. Tidak semua siswa mendapatkannya. Ada sekolah yang hanya satu penerima, ada yang dua orang, ada yang lebih dari 200 penerima, ada yang 59 orang, bahkan ada yang hanya enam orang,” katanya.
Naomi meminta pihak sekolah segera menginformasikan kepada siswa yang namanya tercantum sebagai penerima agar mengurus surat pengantar dari sekolah sebelum mencairkan dana beasiswa di Bank BRI.
“Saya berharap pihak sekolah dan orang tua dapat membantu mengarahkan anak-anak yang namanya sudah terdata agar mengambil bantuan di Bank BRI. Jangan melihat besar atau kecilnya nilai bantuan, tetapi semoga dana ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka,” ujarnya.
Menurut Naomi, program beasiswa tersebut hanya diberikan satu kali dalam setahun. Karena itu, siswa yang menerima bantuan tahun ini belum tentu kembali menjadi penerima pada tahun berikutnya, sebab kesempatan akan diberikan kepada siswa lain.
“Kita berdoa semoga tahun depan semakin banyak anak-anak yang dapat menerima bantuan seperti ini sehingga semakin banyak pula kebutuhan pendidikan mereka yang dapat terpenuhi,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Naomi juga menegaskan bahwa kehadirannya di sekolah-sekolah bukan untuk menyerap aspirasi terkait persoalan pendidikan dasar maupun menengah. Ia menjelaskan bahwa pengawasan terhadap jenjang SD, SMP, dan SMA merupakan kewenangan pemerintah daerah serta DPRD Kabupaten Nabire.
“Kami datang hanya untuk menyalurkan beasiswa, bukan menyerap aspirasi sekolah. Urusan SD, SMP, dan SMA merupakan kewenangan DPRD Kabupaten. DPR Papua Tengah memiliki tugas mengawasi kebijakan pemerintah provinsi, termasuk program-program yang menjadi kewenangan provinsi, seperti bantuan khusus bagi mahasiswa,” tegasnya.
Melalui penyaluran beasiswa tersebut, Naomi berharap bantuan dari Komarudin Watubun dapat meringankan beban orang tua sekaligus membantu siswa memenuhi kebutuhan belajar mereka menjelang tahun ajaran baru.















































