Beranda ADVERTORIAL Pameran Pembangunan Jadi Saksi, John Tabo Tunjukkan Hasil Kerja Pemerintah Papua Pegunungan,...

Pameran Pembangunan Jadi Saksi, John Tabo Tunjukkan Hasil Kerja Pemerintah Papua Pegunungan, Masyarakat Diminta Datang dan Lihat Sendiri

203
0
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo saat memantau Pameran capaian program Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan selama satu tahun anggaran 2025 bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (12/8/2026).

WAMENA,tiiruu.com – Di tengah berbagai suara dan penilaian publik terhadap kinerja pemerintah, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol memilih menghadirkan cara berbeda. Bukan sekadar menjawab dengan pernyataan, tetapi menunjukkan langsung hasil kerja pemerintah melalui sebuah pameran pembangunan.

Pameran yang menampilkan capaian program Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan selama satu tahun anggaran 2025 itu dibuka bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu (12/08/2026).

Bagi John Tabo, pembangunan tidak boleh hanya dinilai dari cerita, asumsi, atau komentar yang beredar di tengah masyarakat. Ukuran keberhasilan pemerintah harus dilihat dari fakta dan perubahan yang terjadi di lapangan.

“Jangan berbicara katanya atau kira-kira. Kita sekarang berbicara fakta. Silakan datang dan lihat, bertanya kepada stan-stan yang sudah disediakan,” tegas John saat membuka kegiatan tersebut.

Melalui pameran itu, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diberikan ruang untukm emperlihatkan berbagai program yang telah dilaksanakan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut John, pembangunan Papua Pegunungan tidak hanya berpusat di Wamena sebagai ibu kota provinsi, tetapi menyentuh seluruh wilayah di delapan kabupaten yang menjadi bagian dari provinsi baru tersebut.

Dari Jalan Hingga Pendidikan, Fondasi Pembangunan Mulai Dibangun

Sektor infrastruktur menjadi salah satu program yang ditampilkan dalam pameran tersebut. Pemerintah melalui Dinas PUPR Papua Pegunungan menunjukkan berbagai pekerjaan pembangunan, mulai dari pembangunan jalan, jembatan, pengaspalan, hingga pembukaan akses menuju wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

John mengatakan, pembangunan akses transportasi menjadi bagian penting dalam membuka keterisolasian dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah. Dalam satu tahun berjalan, sekitar 800 peserta didik telah mendapatkan dukungan pembiayaan pendidikan, sementara 300 orang di antaranya telah menyelesaikan pendidikan.

Menurut John, investasi di bidang pendidikan merupakan langkah penting untuk menyiapkan sumber daya manusia Papua Pegunungan agar mampu bersaing dan membangun daerahnya sendiri.

Pertanian dan Kopi Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Tidak hanya membangun fisik, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga mulai mendorong sektor ekonomi masyarakat melalui pertanian.

Program pengembangan sayur-mayur, umbi-umbian, hingga komoditas kopi terus diperkuat melalui bantuan fasilitas, pembibitan, dukungan modal usaha, serta pengembangan koperasi.

John menyebut sejumlah hasil pertanian dan kopi dari berbagai wilayah mulai diarahkan masuk dalam sistem koperasi agar memiliki nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat.

“Program ini baru berjalan satu tahun, tetapi kita sudah mulai melihat hasilnya. Ini menunjukkan bahwa pembangunan sedang berjalan,” ujarnya.

Papua Pegunungan Baru Lahir, Pembangunan Butuh Proses

John mengibaratkan Papua Pegunungan sebagai daerah yang baru lahir dan sedang membangun fondasi.

Menurutnya, masyarakat tidak bisa menilai sebuah provinsi baru hanya dalam waktu singkat, sebab pembangunan membutuhkan tahapan dan proses panjang.

“Kita ini provinsi yang baru, baru bayi yang lahir. Jadi tidak bisa kita menilai ini matahari sudah sore atau sudah siang. Ini baru matahari terbit,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pemerintah terus berupaya meletakkan dasar pembangunan bagi delapan kabupaten, termasuk melalui penyusunan rencana besar pembangunan dan pembangunan kawasan pemerintahan baru.

Pameran Jadi Ruang Transparansi Pemerintah

John berharap pameran pembangunan dapat menjadi ruang keterbukaan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat melihat program yang telah berjalan, mengetahui lokasi pembangunan, serta memahami siapa saja penerima manfaatnya.

Ia juga memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan dan diupayakan menjadi agenda tahunan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.

“Datang lihat dulu. Turun langsung, betulkah pemerintah kerja? Inilah yang kita lakukan melalui pameran mini ini,” katanya.

Bagi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, pembangunan bukan hanya tentang angka dalam laporan, tetapi tentang perubahan nyata yang dirasakan masyarakat di kampung-kampung dan wilayah terpencil. Pemerintah ingin masyarakat menilai dengan mata sendiri, berdasarkan fakta yang terlihat di lapangan. (*).