Beranda ADVERTORIAL 20 Truk Bantuan Dilepas ke Lanny Jaya dan Nduga, Wagub: Terima Kasih...

20 Truk Bantuan Dilepas ke Lanny Jaya dan Nduga, Wagub: Terima Kasih Kemensos RI Sudah Peduli Masyarakat Kami

712
0
Bantuan yang diserahkan langsung oleh perwakilan Kemensos RI, Roberto Koibur, kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan yang di terimah langsung Wakil Gubernur Provinsi Ones Pahabil di Halaman Upacara Kantor Bubernur, Jumat, (21/08/2026).

WAMENA,tiiruu.com – Di tengah ancaman kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Papua Pegunungan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) yang bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana.

Rasa syukur dan penghargaan itu disampaikan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, saat melepas bantuan sosial untuk korban bencana kekeringan di Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Nduga, yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Jumat (21/08/2026).

Sebanyak 20 kendaraan pengangkut bantuan sosial  berupa beras, gula, kopi, dan mie instan itu dilepas membawa kebutuhan pokok dengan nilai bantuan mencapai Rp608.603.460. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Kemensos RI, Roberto Koibur, kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan akibat cuaca ekstrem, khususnya di wilayah Kuyawagi, Kabupaten Lanny Jaya dan sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Nduga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan Yanius Telenggen, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lanny Jaya Petron Kogoya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nduga Yoran Wanombo, serta jajaran pemerintah daerah yang terlibat dalam penanganan bencana.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Ones Pahabol mengatakan bantuan tersebut bukan sekadar bantuan logistik, tetapi menjadi tanda hadirnya negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Sosial RI, dan seluruh jajaran Kementerian Sosial yang telah memberikan perhatian serta bergerak cepat membantu masyarakat kami,” kata Ones.

Menurutnya, kekeringan yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir telah memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat Papua Pegunungan, terutama para petani yang menggantungkan hidup dari hasil kebun.

Banyak lahan pertanian mengalami kekeringan. Tanaman masyarakat seperti ubi jalar dan berbagai komoditas lokal mengalami gagal tumbuh akibat minimnya curah hujan. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah karena dapat berpengaruh terhadap ketersediaan pangan masyarakat dalam beberapa bulan mendatang.

“Bagi masyarakat kita di pegunungan, kebun adalah sumber kehidupan. Ketika kebun tidak menghasilkan, maka persoalan pangan menjadi ancaman yang harus segera kita tangani bersama,” ungkapnya.

Ones menegaskan, pemerintah tidak boleh tinggal diam ketika masyarakat menghadapi kesulitan.

“Masalah perut adalah masalah utama manusia. Karena itu, kita harus hadir bersama masyarakat, memberikan dukungan dan memastikan mereka tidak menghadapi situasi ini sendirian,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dampak kekeringan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang berada di wilayah pegunungan, tetapi juga memengaruhi daerah yang bergantung pada sumber air dari kawasan pegunungan. Berkurangnya debit air sungai ikut menghambat mobilisasi kebutuhan masyarakat, termasuk distribusi bahan bakar dan kebutuhan pokok.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, BNPB, pemerintah kabupaten, serta seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian. Bantuan ini menjadi bukti bahwa ketika pemerintah pusat dan daerah bekerja bersama, masyarakat yang membutuhkan dapat segera mendapatkan pertolongan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kemensos RI Roberto Koibur menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dalam menangani dampak bencana dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kondisi alam.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Lanny Jaya dan Nduga serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama menghadapi masa kekeringan. (*).