Nabire, tiiruu.com — Pemerintah Kabupaten Dogiyai menyerahkan 38 unit rumah layak huni kepada masyarakat penerima manfaat melalui program bantuan pembangunan rumah yang dikelola Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Dogiyai, Selasa (19/5/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, di halaman Kantor Bupati Dogiyai. Program tersebut dibiayai melalui dua sumber anggaran, yakni Dana Otonomi Khusus (Otsus) sebanyak 23 unit rumah dan Dana Bagi Hasil Kekayaan Alam (BKK) sebanyak 15 unit rumah.
Dalam sambutannya, Yudas Tebai mengatakan rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat berlindung yang memberikan rasa aman dan martabat bagi keluarga penerima manfaat.
“Kami serahkan 38 unit rumah ini agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat penerima. Semoga saudara-saudara sekalian bisa tinggal dan menghuni rumah yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai dengan penuh rasa syukur,” kata Yudas.
Ia mengakui kebutuhan rumah layak huni di Dogiyai masih cukup tinggi. Namun, menurut dia, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah belum mampu menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan perumahan.
“Kami di Kabupaten Dogiyai menyadari masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan rumah. Namun, karena keterbatasan anggaran, jumlah yang bisa kami salurkan saat ini terbatas,” ujarnya.
Yudas juga berpesan kepada masyarakat penerima bantuan agar menjaga dan merawat rumah yang telah diberikan pemerintah daerah. Ia menilai kesempatan memperoleh bantuan rumah harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab demi masa depan keluarga.
“Oleh karena itu, saya berpesan: manfaatkan kesempatan ini dengan baik, karena kesempatan hanya datang satu kali. Rawatlah rumah ini, jagalah kebersihannya, dan jadikan ia tempat yang nyaman bagi keluarga,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Dogiyai turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan rumah tersebut, mulai dari Dinas Perkim sebagai perencana program, kontraktor pelaksana, hingga tim pengawasan teknis.
Di akhir sambutannya, Yudas kembali mengingatkan para penerima manfaat agar menjadikan rumah bantuan itu sebagai motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Jadikan rumah ini berkah. Rawatlah sebagai amanah. Dan teruslah bekerja keras untuk membangun masa depan keluarga yang lebih cerah,” ujar Yudas.










































